Bisnis

Tips Menjual Kaos dengan Sistem Reseller

tips menjadi reseller kaos

Salah satu cara memulai bisnis kaos itu sendiri adalah menjadi reseller. Namun, walaupun begitu menjadi reseller tidak semudah kelihatannya. Karena itu, kamu perlu tahu bagaimana tips menjadi reseller kaos supaya penjualan kaos pun berjalan lancar. Bagaimana sih kira-kira supaya lancar menjadi reseller kaos yang kamu jual?

Apa Saja Tips Menjadi Reseller Kaos yang Bisa Dilakukan?

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika kamu ingin menjual kaos dengan sistem reseller kaos, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Lakukan riset produk => Sebelum memutuskan untuk menjadi reseller kaos, pastikan terlebih dahulu bagaimana kualitasnya. Selain kualitas, lakukan juga riset untuk harga yang ditawarkan oleh suppliernya. Selain itu, carilah kaos dengan harga termurah dan bisa memberikan keuntungan lebih.
  • Tetapkan harga yang cocok dengan pasar => Penentuan harga merupakan salah satu tips menjadi reseller kaos yang bisa dilakukan. Jangan sampai kamu menawarkan  harga yang terlalu tinggi. Selain itu, kamu pun juga harus melihat bagaimana kondisi pasar saat itu juga.
  • Memaksimalkan media sosial => Pemanfaatan media sosial dilakukan untuk melakukan promosi. Kamu bisa ajak teman-temanmu untuk membantu mempromosikan bisnis kaos yang sedang dijalankan. Semakin banyak promosi yang dilakukan, maka akan semakin cepat pula produk yang ditawarkan dan kesempatan laku terjual.

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Reseller Kaos

Menjadi penjual kaos dengan sistem reseller tentu ada kelebihan serta kekurangannya. Oleh karena itu, sebelum kamu tahu bagaimana tips menjadi reseller kaos, kamu juga harus mengetahui beberapa konskekuensi saat menjadi reseller kaos itu sendiri, di antaranya:

1. Kelebihan Menjadi Reseller Kaos

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang akan didapatkan oleh para penjual dengan sistem reseller:

  • Menjadi reseller tidak harus membuat produk kaosnya sendiri, jadi penjual cukup menjualnya ke konsumennya secara langsung.
  • Menjadi reseller juga tidak perlu memikirkan inovasi atau perubahan terhadap produk yang dijual. Untuk itu,  inovasi produk hanya dilakukan oleh pemilik produk atau supplier kaos yang menjualnya.
  • Kamu bisa menentukan jumlah stock yang akan dijual ataupun bisa menjualnya secara Pre-Order, jadi tidak akan ada resiko kelebihan stock atau stock barang yang menumpuk karena tidak terjual.
  • Tidak perlu mengeluarkan biaya produksi untuk kaos yang dijual,
  • Reseller bisa mendapatkan penghasilan secara cepat.
  • Tidak perlu menunggu proses produksi dari produk yang akan dijual. Hal ini karena tugas yang satu itu biasanya dilakukan oleh supplier, sementara reseller tinggal menjual barang tersebut.

2. Kekurangan Menjadi Reseller Kaos

Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang akan didapatkan oleh para penjual dengan sistem reseller:

  • Harga barang yang dijual tidak bisa diubah terlalu banyak karena sudah ditentukan oleh supplier kaos itu sendiri.
  • Menjadi reseller artinya bisnis kita sangat bergantung terhadap keberadaan supplier atau penyedia produk yang kita jual.
  • Menggunakan sistem penjualan seperti ini, kamu pun hanya bisa menjual produk dari supplier tanpa bisa memodifikasi atau merubah produk itu sendiri.
  • Kualitas dari produk tidak bisa  dikontrol secara langsung karena yang menentukan kualitasnya adalah supplier atau pemilik produk langsung tersebut.
  • Stok produk tidak bisa diatur dan kelola sendiri, jadi akan ada resiko stock barang habis tanpa sepengetahuan penjual.

Memang menjadi reseller adalah cara termudah untuk berbisnis tapi ternyata tetap ada plus minusnya. Dari kekurangan dan kelebihan di atas bisa jadi bahan pertimbangan sebelum kamu mengambil keputusan menjadi reseller kaos.  Nah, kamu bisa menjadi reseller kaos di Bandung Kaos Polos dengan berbagai keuntungan lainnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *